Rakumen, Senayan City

Hari sabtu kemarin, saya, Ichil dan sahabat kami Intan, Eko serta putra mereka Aul menonton pertunjukan Wayang Orang Jabang Tetuko di Hall Senayan City. Sebuah konsep pertunjukan yang unik, karena memadukan antara film layar lebar, wayang orang, wayang kulit dan orchestra. Setelah pertunjukan kami langsung menuju lantai dasar Senayan City untuk mencari makan.

Sedikit bingung memilih tempat makan, karena banyak nya pilihan tempat makan. Tapi kami memutuskan untuk mencoba Rakumen, Rakumen adalah sebuah japanese resto . Rakumen memiliki beberapa varian japanese noodle seperti udon, soba, ramen dan kishimen. Rakumen Waraku ini adalah Waraku ke tiga yang sudah saya coba, entah lah apakah mereka dalam satu group yang sama ? Dekorasi Restoran standard, mirip dengan restoran-restoran jepang modern yang banyak di mall-mall saat ini, design minimalis dengan furniture kayu, dengan pembagian area bebas merokok hanya dengan sekat kayu, yang menurut saya nggak ngaruh ya.

Sama seperti restoran yang mengusung konsep modern lain nya, mereka mempunyai tim waiters yang sangat helpfull . Setelah membaca buku menu, dan lumayan bingung mau milih yang mana, akhirnya kami sepakat dengan pilihan kami masing-masing.

Bimbimbap

Yakiniku Bimbimba (49,800) , Ini menu pilihan Ichil. Seperti nya ini perpaduan menu jepang dan korea, karena setahu saya Bimbimbab itu masakan korea yah ? dimana dalam mangkuk yang super panas terdapat nasi yang diberi toping berbagai macam sayur dan ditambahkan kuning telur mentah, yang akan matang dengan dengan proses pengadukan kedalam nasi dan sayur didalam mangkuk panas tadi. Untuk rasa, menurut saya di antara menu pilihan kami ,menu pilihan Ichil ini bisa dibilang sukses.

awl_food

Untuk si Kecil Aul, bunda nya memilihkan Garlic Fried Rice (38,800). Nasi goreng yang di hidangkan dalam hot stone, yang di dalam nya terdapat potongan daging ayam yang cukup banyak dan dengan topping bawang putih goreng. Unik nya nasi goreng ini tidak tampak seperti nasi goreng biasanya yang terlihat oily, Garlic Fried Rice ini tampak seperti nasi tim, untuk rasa juga ada kemiripan dengan nasi tim, pengaruh dari saus tiram dan minyak wijen yang samar-samar terasa. Menurut kami semua, menu punya Mas Aul ini adalah menu ter sukses di antara menu pilihan kami semua.

Intan_food

Intan memilih Beef Ramen ( 68,800) yang hadir dalam mangkok besar, Mie kuning dengan kuah kaldu berwarna merah rasanya pedas, asam dan seperti ada rasa toucho. Untuk topping saya melihat ada irisan Beef, ½ irisan telur rebus, olahan kulit tahu dan taburan Nori. Sepertinya intan sedikit tidak puas dengan porsi yang ada di mangkuk nya. Dengan penampakan mangkuk besarany porsi ramen hanya menempati 1/4 dari isinya.

febee_food

Sedihnya, saya memilih menu yang tidak sesuai dengan selera. Ish chicken Kishimen (49,800), ramen dengan kaldu bening yang berisi mie jenis kwetiaw, olahan kulit tahu, dua jenis jamur yang melimpah sebagai pengganti daging ayam yang saya skip, karena saya menjalankan pola makan Food combining. Jujur saja saya sangat kecewa dengan rasa kaldu nya, terasa kosong, seperti tidak ada bumbu, bahkan saya tidak dapat menebak apa basic kaldu nya, ayam atau daging ?. Untuk tampilan sih memang menarik, ramen hadir dalam hot stone dengan kuah kaldu yang menggelogak panas.

eko_food

Eko karena sedang flu, dia membutuhkan kuah ramen yang pedas. Pilihan jatuh pada Ishiyaki Ramen ( 79.800 ) yang menurut buku menu adalah kuah ramen dengan rasa Pedas, masih menggunakan Hot Stone juga, Ishiyaki Ramen tampak sangat meyakinkan pedasnya di tandai dengan kuah nya yang merah membara, saya liat ada banyak potongan seafood juga di dalam nya. Tapi untuk rasa sangat jauh dari rasa pedas, sehingga eko perlu meminta tambahan irisan rawit, agar ketemu pedasnya.
Entah lah, mungkin kami salah memilih menu. Kesimpulan akhir ,kami kurang puas dengan rasa, apalagi untuk harga bisa dibilang mahal. Rasanya saya akan kembali lagi kesini jika ada promo atau diskon, siapa tau saya bisa menemukan menu yang pas dengan selera saya.

Rakumen
Senayan City
Jl. Asia Afrika Lot.19 LG.76
Jakarta Selatan



One response to “Rakumen, Senayan City”

  1. Rubs says:

    Turut berduka untuk Intan, jelas dibanding dengan menu lainnya, pilihannya yang paling menyayat hati (dan kantong). =p Apalagi kalau rasanya tidak setimpal. Thanks for the review, this will be on my blacklist. haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *