Suis Butcher, Bandung

Beberapa kali melewati Steak House ini saya melihat tempat ini selalu ramai dipenuhi pembeli , jadi penasaran seperti apa rasa steak yang di jual, kenapa orang-orang sampai rela berdiri antri untuk mendapatkan tempat kosong. Dan kebetulan dalam kunjungan terakhir saya dan Ichil ke Bandung, kami makan siang sangat telat, kira-kira jam tiga siang kami baru sibuk mencari makan. Teringat dengan rasa penasaran akan Suis Butcher, kami meluncur ke Jalan Riau 201, untung nya tempat itu masih sepi, hanya beberapa pembeli saja yang saya temui.
Suis butcher@Suis Butcher
Steak House Suis butcher menempati sebuah rumah tua gaya bangunan Belanda yang di sulap menjadi tempat makan, tadinya saya mau milih tempat duduk di dalam, tapi kok terkesan gelap jadi saya dan Ichil memutuskan untuk duduk di teras saja di temani angin sore yang sepoy-sepoy. Karena pembeli sedang tidak ramai, saya jadi bisa menikmati suasana sore itu, tidak tahu bagaimana kondisi nya jika sedang ramai, mengingat area teras ini adalah Smoking Area. Penuh asap rokok mungkin ?
Saya dan Ichil mulai menganalisa menu yang ada pada buku menu. Banyak juga menu yang ditawarkan oleh Suis Butcher , berbagai macam steak baik dari daging sapi, ayam maupun ikan. Macam-macam masakan Pasta, soup, salad, burger dan untuk minuman juga berfariasi, Ice Cream, Juss maupun Beers. Seperti nya dari menu yang di tawarkan mereka membidik pangsa pasar anak muda. Saya memilih Tenderloin Parmegiana (37,000), Ichil memilih Pepper (34,500) dan untuk menu tengahan kami memesan Salad As (14,500).

Tender_Parmegiana@Suis Butcher
Tenderloin parmegiana yang saya pesan disajikan dengan saus Bolognese dan taburan keju parmegiana panggang, untuk rasa tidak buruk dan daging nya pun cukup empuk, daging tenderloin di masak dengan tingkat kematangan Well done, saya tidak dapat merasakan juicy nya si daging karena tertutupi oleh Saus Bolognese dan taburan keju, pada dasarnya saya kurang menyukai jenis steak dengan saus dan topping yang berlimpah, karena akan menutupi ke lezatan si daging nya sendiri.
Tender_Pepper@Suis Butcher

Untuk rasa tenderloin Pepper yang Ichil pilih juga enak, walau saus nya tidak terlalu istimewa tapi Ichil cukup menikmati menu pilihannya.

Salad@Suis Butcher
Mengenai salad, kami juga cukup Happy dengan sayuran segar yang dipilih sebagai bahan Salad yang terdiri dari Slada bokor ,tomat dan irisan bawang bombai, dengan dressing mayonnaise yang berlimpah.
Secara keseluruhan saya memuji semua hidangan yang kami pesan, untuk harga yang sangat bersahabat mereka bisa meyajikan daging steak yang lembut dan dressing yang tidak dibuat asal-asalan, rasa sesuai dengan harga. Jika saya ditanya β€œdimana tempat makan steak yang murah dan enak ?” saya akan menjawab nya Suis Butcher.



2 responses to “Suis Butcher, Bandung”

  1. mengundang selera sekali gambar2nya.

  2. Natasha says:

    Setiap kebandung selalu pengen nyoba tempat ini tapi belom sempet2 πŸ™ Katanya menu sosisnya enak2 juga lohhhh πŸ™‚
    If u don’t mind, please kindly check out my food blog πŸ™‚ http://natashavl.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *