Ora Beach – 3

sendustoambon

Semua berawal dari celengan merah yang bertuliskan Send us to Ambon ini. Dari sekedar iseng merekatkan label itu sampai akhir nya kami menginjakan kaki ke Ambon Maluku. Kalau dihitung-hitung satu tahun lama nya kami mepersiapkan trip Ambon, dimulai dari merekatkan label di celengan merah kepunyaan saya ini.

halaman belakang beranda

Tujuan utama kami ke Ambon adalah mengunjungi Ora. Dari yang saya baca, ada dua pilihan tempat menginap di Ora ini, pertama menginap di penginapan desa Sawai atau menginap di Ora Resort. Mau nya sih nginap nya di Ora Resort tapi takut nya over budget, tapi ternyata setelah dihitung-hitung selisih nya tidak banyak jika dibandingkan menginap di desa Sawai. Pertimbangan kami, dengan paket yang kami ambil, kami tidak perlu bersusah payah lagi mengurus sewa mobil antar jemput untuk ke Ora dan Ambon, bayar kapal penyebrangan dan tentu saja fasilitas resort yang bagus, oleh sebab itu kami memutuskan untuk tinggal di Ora Resort.

Pantai Ora1

penginapan

Resto ora

Ternyata pilihan kami sudah benar. Kami sangat dimanjakan dengan pemandangan Indah laut Ora dilihat dari sisi mana pun, dan tentu saja pelayanan yang diberikan oleh Ora Resort sangat memuaskan. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan disini. Bagi yang punya hobi snorkeling, tempat ini surganya, sepanjang pantai Ora resort merupakan spot snorkeling yang indah, bisa dua hari penuh jika ingin menyambangi semua spot snorkeling dari ujung ke ujung,  Jika beruntung kita akan bertemu dengan penyu-penyu Ora Resort penuh dengan ribuan jenis ikan dan tentu saja terumbu karang nya yang hidup terjaga.

Pagi di pantai ora

Seperti kebiasaan kami setiap pagi nya selama di Ora, sebelum sarapan pagi, kami loncat dari teras depan kamar,  nyebur ke laut , berenang menuju ke tempat sarapan yang berjarak kurang lebih 100 M. Baru kemudian naik ke dermaga dan jalan menuju ruang makan untuk sarapan bersama. Sambil sarapan tidak puas-puas nya menikmati pemandangan indah di depan mata.

berenang di ora

ikan di ora

Pemandangan penginapan

Pengelola resort sangat menjaga kebersihan dan menjaga ekosistem luat yang ada di sekitar Resort. Ada banyak tanda dilarang buang sampah  di luat disetiap tempat, hasilnya memang tidak ada satupun terlihat sampah disekitar resort. Untuk menjaga ekosistem laut, pengelola resort melarang adanya nelayan yang menangkap ikan pada jarak beberapa ratus meter dari resort. Selain pemandangan bawah laut dan alam nya yang  Indah, Kelebihan Ora resort lainnya adalah pantai dengan pasir putih yang sangat lembut. Jika lelah berenang, sangat menyenangkan berbaring di atas pasir putih yang lembut, sambil sesekali dimainkan oleh ombak.

memancing di beranda

us at ora

Hangat nya sinar matahari bagai tepukan lembut di wajah, mengganggu tidur siang saya. Setelah dari pagi berenang, saya kelelahan dan tidak sadar jatuh tertidur ketika asyik berbaring di kursi malas di beranda kamar. Terik matahari akhirnya yang membangunkan saya.  Saya tidak melihat keberadaan Ichil dan Euis, setelah mencari mereka, akhirnya saya menemukan Ichil sedang asyik membaca buku di ujung  dermaga sedangkan Euis sedang bercakap-cakap dengan beberapa staf resort.  Liburan seperti ini lah yang selalu kami  inginkan, “the Art of doing nothing”, kalimat tersebut  sangat tepat menggambarkan liburan kami kali ini, mengaplikasikan arti dasar dari kata Vacation, yakni tidak melakukan apa-apa. Terbius oleh Pemandangan indah, hanya ingin berdiam menikmati sepuasnya apa yang disuguhkan alam. Damai dan nyaman.

membaca buku di ora

Kegiatan sore hari sangat menyenangkan, pihak resort menyediakan kudapan sore bersama teh dan kopi. Ada banyak jenis kudapan sore yang biasa disuguhkan, seperti pisang goreng lengkap dengan sambal colo-colo nya, pisang molen, ubi goreng dan sukun goreng. Favorite kami bertiga adalah sukun goreng nya. Sukun goreng dari Ora sangat enak, terasa manis dan empuk. Tidak perlu kuatir masalah makanan jika menginap di Ora Resort, pihak resort memanjakan tamu dengan makanan yang enak-enak. Mulai dari makanan barat sampai dengan makanan khas Maluku.

Kudapan sore

Selama kami menginap di Ora resort, kami langsung akrab dengan beberapa staf dapur, yang kami panggil mama, sebutan ibu di Ambon, Yaitu Mama Eva dan Mama Icha, tugas mereka adalah menyediakan makan bagi  para tamu.  Di hari pertama kami datang, mereka sudah bertanya mau dimasakin apa besok ?  tentu saja kami langsung  minta dimasakin masakan khas Ambon, seperti  Papeda, ikan kuah asam, ulang-ulang, sambal colo-colo dan nasi kalapa. Tidak tanggung-tanggung, saya sekalian minta diajarin masak Papeda dan dengan senang hati mereka menagajari kami membuat Papeda. Pelajaran dimulai dari sagu, disiram dengan air panas sampai diaduk menjadi papeda, suatu pengalaman yang menarik. Untuk foto-foto memasak nya dan cerita lengkap nya tunggu review nya di ioflife food ya J.

papeda

eco ora beach resort 2

BUKIT HATU PAHU-PAHU

Desa saleman 2

Saran saya jika anda menginap di Ora, tapi tidak mempunya waktu yang panjang, sebaiknya cukup fokus menikmati keindahan alam dan fasilitas yang ditawarkan oleh pihak Ora Resort. Tidak usah kejar-kejaran dengan waktu untuk tour ke sungai Salawai, pulau raja, pulau Kelelawar. Karena semua itu tidak sebanding , hanya waktu yang terbuang.Snorkling dan bermain di pantai sepanjang resort, masuk gua dan snorkeling di tebing tinggi, lalu melihat air mata Belanda dan pulau Batu yang  biasanya masuk dalam paket sudah cukup. Kecuali jika memang Anda mempunyai waktu yang lama, boleh lah mengambil paket lengkap. Selain tour ke sungai Salawai, ada beberapa spot yang dapat dikunjungi, seperti  pulau tujuh, memanjat bukit di hatu pahu-pahu dusun kampung baru desa saleman atau berenang di  dalam gua kecil tebing hatu Kunita, yang kalau kita masuk harus Freedive jika laut pasang.

menuju desa saleman

Desa saleman 3

Kami bertiga beruntung mempunyai waktu yang cukup lama untuk menikmati Ora, sehingga dapat menyambangi  banyak spot. Pada hari terakhir kami di Ora, kami menyempatkan diri mendaki bukit Hatu Pahu-pahu. Bukit Hatu Pahu-pahu berada di dusun kampung baru desa Saleman. Jarak tempuh hanya 15 menit dari Ora Resort  dengan menggunakan speed boat. Kami bertiga begitu antusias dengan rencana mendaki bukit ini. Karena, kalau biasanya kami hanya memandang bukit-bukit yang curam itu, kali ini kami akan mendaki salah satu dari bukit-bukit tersebut.

Desa saleman1

Ada beberapa bukit yang biasa didaki oleh masyarakat sekitar ataupun  wisatawan yang datang, masing-masing bukit memiliki waktu pendakian yang berbeda, semakin tinggi semakin lama waktu yang diperlukan untuk mendaki. Karena waktu kami yang mepet karena mau kembali ke ambon, akhirnya kami memilih bukit yang paling rendah, hanya 15 menit mendaki. Bukit yang akan kami daki ini adalah bukit  berbatu, sehingga  jalur pendakian cukup terjal, tapi hasil nya sebanding dengan usaha untuk naik. Pemandangan dari atas bukit sangat mempesona, puas memandang lautan Ora dari ketinggian.

menuju bukit

Bukit

Selama beberapa saat kami berada di puncak bukit, menikmati segala keindahan yang disuguhkan di depan mata. Setelah puas, baru kembali turun ke dusun Kampung Baru. Dusun Kampung Baru sebuah dusun nelayan yang berada dipinggir desa Saleman. Tidak seperti  kebanyakan perkampungan nelayan yang kotor, dusun Kampung Baru bisa dibilang rapih dan bersih. Rumah-rumah tembok batu dengan jalan setepak di tengah dusun yang sudah di tembok. Yang membuat saya kagum adalah, walaupun dusun Kampung Baru berada di pinggir laut, tapi saya tidak melihat adanya sampah-sampah rumah tangga yang dibuang ke laut, sehingga pantai dan laut sekitar dusun air nya bersih dan jernih.

us di bukit

pantai bukit

trekking

Kebetulan kunjungan kami ke Maluku, bersamaan dengan musim buah. Sehingga selama liburan kami di Maluku kami puas menikmati buah-buahan seperti buah manggis, buah langsat, buah gandaria sampai dengan buah duren. Begitu juga waktu kami di dusun kampung Baru, kami membeli manggis dan durian yang dijual oleh penduduk.

Buah-buahan

mama desa saleman

trekking dan durian

Hari terakhir kami di Ora, langit sangat cerah. Seolah melarang kami untuk meninggalkan semua keindahan alam Ora. Pagi nya, sebelum sarapan, saya dan Ichil masih nyebur ke laut dari depan kamar, berenang ke arah tempat makan, tapi sebelum nya puas-puasin berenang di sekitar dermaga. Sedih rasanya meninggalan Ora, keindahan nya sudah membuat kami jatuh cinta. Semoga suatu saat kami bisa kembali lagi.

membawa durian

makan duren di kapal

makan duren di ora

Karang biru

Ora eco

sunset di ora

Note :

Cara menuju Ora :

A. Untuk perjalanan ke Ora Beach Resort:

–  Dari airport/hotel ke pelabuhan Hurnala di desa Tulehu (45 menit)

–   Dari pelabuhan Hurnala di desa Tulehu (Pulau Ambon) naik kapal cepat ke pelabuhan Amahai di kota Masohi     (Pulau Seram) – (2 jam perjalanan)

–  Dari pelabuhan Amahai naik mobil 2 jam menuju desa Saleman

–  Dari Saleman dengan speed boat ke Ora Beach (7 menit perjalanan)

B. Tempat makan di kota Masohi : Rumah makan Julia Seafood dan RM Madura Kota Masohi

C. Harga paket ORA Resort per Orang :

HARGA PAKET 2 MALAM

DARAT               LAUT

2 ORG   RP 3.000.000       RP 3.200.000

4 ORG   RP 2.350.000       RP 2.550.000

HARGA PAKET 3 MALAM

DARAT               LAUT

2 ORG   RP 3.500.000       RP 3.800.000

4 ORG   RP 2.850.000       RP 3.150.000

HARGA PAKET 4 MALAM

DARAT               LAUT

2 ORG   RP 4.000.000       RP 4.400.000

4 ORG   RP 3.350.000       RP 3.750.000

Harga paket termasuk:

–          Transport (Dari Airpot / kota Ambon, PP, tiket kapal VIP, untuk ekonomi harga berkurang Rp 200.000)

–          Kamar (darat atau laut)

–          Makan (sarapan pagi, makan siang dan malam serta teh/kopi/snack)

–          Tour/snorkling ke Air Belanda dan tebing batu

Info Tour:

–          Tur Tebing batu dan mata air Belanda Rp 500.000/speed boat (max 10 orang)

–          Tur sungai Salawai Rp800.000/speed boat (max 10 orang)

–          Tur Sungai Salawai, pulau Raja dan pulau Kelelawar Rp 1.200.000/speed boat (max 10 orang)

–          Tur pulau 7 Rp 2.500.000/boat (max 10 orang)

–          Untuk foto dan info lainnya silahkan cek di facebook: orabeachresort@yahoo.com

* Belum termasuk alat snorkling dan makan selama perjalanan

D. Info jadwal kapal

–          Pulau Ambon ke pulau Seram:

–          Senin-Sabtu: jam 9 pagi dan 4 sore

–          Minggu: jam 11 siang

–          Kapal kembali ke pulau Ambon

–          Senin-Sabtu: jam 8 pagi dan jam 2 siang.

–          Minggu: jam 3 sore.

E. Kontak Ora : Alvin (081333633338) dan Irwan (081248551949



2 responses to “Ora Beach – 3”

  1. wulan says:

    Hai,

    kamu ikut paket tour yang disediakan oleh ora eco resort yah? mau tanya, kamu ke pulau tujuh gak yah?

    thanks in advance

  2. chile says:

    Yup, tetapi cuaca sedang tidak memungkinkan jadi tidak bisa ke pulau tujuh saat itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *