Street Food Bukit Tinggi (3)

Kota Bukit Tinggi pada malam hari berubah menjadi romantis. Kerlip lampu yang tampak dari kejauhan dan udara dingin menambah kuat suasana romantic itu. Pijaran lampu dari jam gadang juga mempercantik suasana malam.

Sate Padang.

Sate padang bukit tinggi

Pada malam hari pelataran jam gadang selalu ramai, didatangi orang yang ingin “mencari angin”, istilah orang padang untuk kongkow-kongkow. Selain itu, disekitar pelataran jam gadang banyak pedagang makanan berjualan dengan gerobak nya masing-masing.

membakar sate

 Menurut penglihatan saya, makanan yang banyak dijajakan adalah sate padang. Tinggal pilih, mau sate padang gagrak pariaman atau gagrak padang panjang, selain itu ada juga sate padang yang pada setiap tusukan dagingnya diselimuti dengan kelapa sangrai.

Sate padang bukit tinggi kuah

Menaburkan kripik

sate padang kripik pedas

Sate padang berbalut kelapa inilah yang menjadi pilihan kami untuk mencoba nya. Sate padang dengan kelapa ini adalah bukti  Culinary Fusion sudah terjadi. Walaupun masih memakai kuah sate gagrak padang panjang atau gagrak pariaman, tapi penambahan kelapa pada daging sate menambah variasi dalam menikmati sate padang.

 

Pisang Kapik

Akhirnya hari ini berakhir juga,  menu paling cocok menutup hari ini adalah dengan menikmati Pisang Kepit atau pisang Kapik.

Pisang gampit 1

Pisang gampit

Pisang Kapik adalah pisang yang disajikan dengan cara dibakar di atas bara api. Biasanya pisang yang dipakai adalah pisang kapok. Disebut pisang kapik karena setelah dibakar, pisang dikepit dengan alat penjepit khusus, sehingga hasil akhir nya pisang berbentuk gepeng.

Membakar pisang

Pisang gampit2Terakhir pisang dibubuhi parutan kelapa yang sudah dicampur dengan gula merah yang dimasak. Kombinasi rasa manis-asam, sensasi bau arang terbakar, dan rasa sepat berpadu dalam legitnya pisang kapik.

(TAMAT)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *