Bubur Wong

Kalau bukan karena kuliner nya, mungkin kota Bogor terasa kurang menarik untuk disambangi. Memang, Bogor terkenal dengan kota yang ber hawa sejuk, sangat cocok sebagai tempat per istirahatan, tapiii itu duluu..sekarang Kota Bogor sudah sama panas nya dengan Jakarta. Belum lagi padat nya jalanan di Bogor, terkadang bikin frustasi saking penuh nya dengan angkot dan kendaraan pribadi. Jadi bisa dibilang, saat ini tujuan utama wisatawan berkunjung ke kota Bogor ya itu tadi, ingin mencicipi kuliner kota Bogor yang sangat banyak ragam nya. Mulai dari makanan asli jawa barat sampai dengan makanan yang kental pengaruh peranakan Tionghoa nya.

Bubur wong bogor set

Ternyata ada banyak kuliner asli negeri China yang menjadi makanan khas kota Bogor. Sebuat saja lumpia, kudapan yang satu ini mangandalkan potongan bengkuang yang renyah dan manis. Isinya pun diperkaya dengan potongan tahu, sayur toge dan telor yang diorek.

Begitu juga dengan Ngo Hiang, kuliner asal China yang menjadi identitas kota hujan terbuat dari daging yang digulung dan digoreng dengan tepung. Gulungan daging ini biasanya panjang, sehingga saat dihidangkan akan dipotong-potong terlebih dahulu. Daging yang digunakan adalah daging babi. Ngo Hiang goreng disajikan bersama saus khusus. Ngo Hiang yang terkenal di Bogor adalah Ngo Hiang Gang Aut yang berada di Jl. Surya Kencana N0.309A, Bogor. Ngo Hiang Gang Aut selain menyediakan Ngo Hiang daging babi juga menyediakan Ngo Hiang daging ayam. Untuk lebih detil nya bisa membaca cerita Ngo Hiang di website nya Ruby Wanderbite ini 

Sedangkan bagi mereka yang pantang makan daging babi bisa mencoba  pangsit pengantin dan Laksa. Pangsit Pengantin adalah kuliner berkuah yang didalamnya terdapat soun, suiran daging ayam dan pangsit. Sedangkan cerita tentang laksa bisa dibaca pada blog Mas Banyumurti ini 

Yang lebih mengejutkan lagi adalah asinan sayur Bogor yang terkenal itu dan toge goreng khas Bogor juga termasuk ke dalam kuliner yang kental pengaruh peranakan Tionghoa nya, karena kita juga menemukan pemakaian touco, toge dan siraman kecap sebagai bahan utama pembuatan Toge Goreng atau yang dikenal juga dengan Geco (Toge Touco).

Semua makanan yang saya sebutkan diatas tadi banyak terdapat di jalan surya kencana,sebuah kawanan pecinan di kota Bogor. Jika melihat sejarah nya kawasan pecinan di kota Bogor sangat menarik. Pada tahun 1853 gubernur jendral JC Baud mengatur zona atau wilayah pemukiman berdasarkan kelompok etnis tertentu. Tujuan nya untuk memudahkan pemerintah kolonial mengontrol masyarakat agar tidak bercampur dengan masyarakat lain. Kebijakan ini melarang etnis Tionghoa tinggal di tengah kota Bogor. Tempat pemukiman baru ini kemudian berkembang menjadi daerah pecinan dan sampai sekarang merupakan kawasan perdagangan dan segala sesuatu yang berbau Tionghoa, termasuk kuliner peranakan Tionghoa.

Satu lagi kuliner Bogor yang diadaptasi dari masakan cina adalah Bubur Ayam Wong yang juga berjualan di ujung jalan Surya Kencana, yaitu jalan Siliwangi. Bubur Wong sangat berbeda dengan bubur ayam yang banyak kita jumpai di kota Bogor, yang biasanya semangkuk bubur yang diberi kuah kuning, ciri khas bubur ayam di seputaran Jabotabek dan Cianjur dengan taburan kacang kedelai dan kerupuk emping, untuk menemani makan bubur ini biasanya ada berbagai pilihan sate, yaitu Sate Ati, Sate Usus dan Sate Kikil.

Bubur Wong memiliki tekstur yang lebih encer seperti ciri khas bubur cina pada umum nya, dengan rasa kaldu yang kuat dan tidak ketinggalan sedikit aroma minyak wijen. Yang istimewa dari bubur Wong ini adalah topping nya, karena dalam satu porsi bubur yang dipesan, kita akan diberikan kerupuk paru, sayur asin, potongan tahu kuning dan potongan kentang masak semur yang disusun rapih dalam sebuah piring, tidak ketinggalan satu piring cakwe siap dihidangkan sebagai pendamping bubur.  Rasanya pun tidak kalah istimewa, ragam toping yang melimpah ruah jadi saling melengkapi rasa, kerupuk paru yang renyah, sawi asin yang segar dan semur kentang nya yang enak.

side dish bubur wong

Menurut saya, bubur wong ini adalah bubur ayam satu-satu nya di kota Bogor yang berjualan bubur ayam dengan gakgark cina seperti ini,mengingatkan saya dengan bubur terkenal di Jakarta yaitu bubur Mabes, tapi yang di bogor ini versi food street nya. Nama Wong sendiri diambil dari marga pemilik nya. Wajib dicoba jika sedang berada di Bogor, oh iya bubur Wong berjualan jam 6 sore hingga malam hari, menunggu bengkel tutup dulu karena tenda bubur wong berjualan di parkiran sebuah bengkel di Jalan Siliwangi, sebelahan dengan Asinan bogor Gedung dalam yang terkenal itu.

Cakwe bubur wong

Menarik sekali mengetahui bahwa ada banyak kuliner nusantara meng-adaptasi kuliner dari suku dan bangsa lain yang ada di Indonesia, terus terus berevolusi- mengawinkan yang terbaik dari kuliner asli Indonesia. Menurut saya itu sangat bagus, karena selama tradisi dan kepercayaan yang diwariskan oleh nenek moyang  bisa dipertahankan, selama itu pula kekayaan kuliner kita akan terus Lestari.

 

Bubur Wong

Jalan Siliwangi (samping asinan gedung dalam)

Bogor

 

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *