Sop Kambing Bg Anen

Ada yang suka merhatiin gak ?  kalau di spanduk-spanduk penjual sate dan sop kambing  pinggir jalan suka ada tulilsan “Tanah Abang” atau dalam kurung (Tanah Abang) sesudah nama warung nya. Contoh nya seperti  sop kaki kambing Bang Herman ( Tanah Abang) atau Sop kambing dan sate kambing 999 ( Tanah Abang ) Bang Anen Fatmawati.  Seperti nya penulisan “Tanah Abang”  itu adalah sebuah kalimat sakti mandraguna  yang memastikan bahwa sate dan sop  kambing nya enak.

Tenda sop kaki kambing bang anen

Tanda Tanya besar buat saya (???) …. Kenapa harus ada “Tanah Abang” nya ? apa  warung makan ini cabang dari pusat nya di Tanah Abang ? setelah saya tanyakan ternyata  bukan juga. Lalu saya menebak , oooh mungkin dulu di Tanah Abang ada penjual sate dan sop kambing  yang enak banget, jadi semua  latah mencantumkan  kalimat sakti “Tanah Abang”  beramai-ramai, biar warung makan nya di cap enak juga.

Senyum bahagia sop kaki kambing

Setelah saya cari tahu lebih dalam lagi, ada sebuah teori yang lebih masuk akal dibandingkan dengan tebakan saya tadi. Jadi cerita nya di Tanah Abang itu ada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) atau yang dikenal juga dengan istilah rumah penjagalan. Penjagalan ini sudah ada sejak Indonesia merdeka dan bisa dibilang yang terbesar di ibu kota Jakarta.  Dari rumah penjagalan Tanah Abang inilah pasokan daging Ibu Kota dan sekitar nya berasal.

Sate kambing bang anen 1

Dan menurut sejarah nya, kebanyakan pemilik rumah jaggal ini adalah keturunan betawi, mereka mempunya sistem kerja sama yang baik antara pemilik rumah Jaggal dengan penjual daging nya. Jadi, daging yang bagus standar nya diambil oleh penjual daging sedang kan sisa-sisa nya seperti tulang, kulit, jeroan sapi atau kambing nya diambil oleh pemilik rumah jaggal. Sebuah hubungan Simbiosis Mutualisme yang sangat baik bukan ?

Menyiapkan sop kaki kambing bang anen

Mungkin oleh pemilih rumah jagal yang orang Betawi itu, sisa-sisa daging tadi diolah menjadi sebuah masakan khas betawi  yang kemudian dijual. Disinilah cikal bakal pencantuman  “Tanah Abang”  dibanyak spanduk-spanduk penjual sate/sop khas Betawi, karena memang ada hubungan dengan Tanah Abang.

Sop kaki kambing bang anen 1

Saat ini, rumah pejagalan hewan tanah abang sudah ditutup oleh Pemda Jakarta,mengingat lokasi nya yang  berada ditengah komplek pertokoan, sehingga tidak layak untuk dipertahankan lagi.

Seperti yang saya sebutkan di awal tulisan ini kalau Sop kambing dan sate kambing 999 Bang Anen Fatmawati, juga menuliskan Tanah Abang di Spanduk nya dan memang sate dan sop kambing Betawi  Bang Anen Ini  yahud banget, Saya sudah membuktikan nya. Sop kambing dan sate kambing 999 ( Tanah Abang ) Bang Anen ini lokasi nya ada di Jl. RS Fatmawati No.37 Depan SMA Cendrawasih Cipete Selatan Jakara Selatan, warung ini buka selepas magrib dan tutup jam satu malam.

Kira-kira dua hari yang lalu, saya bersama dengan Ichil, Ruth dan Euis mengadakan Nge-date Kambing disini, maksud nya adalah makan malam bersama dengan menu sate dan sop kambing betawi. Memang  Sate dan sop telah menjadi dua menu bersaudara akur. Berdua bersanding, saling melengkapi .

Pesanan pertama yang datang adalah sate Kambing nya, potongan daging nya  besar-besar,  sate nya berjumlah 10 tusuk, sesuai dengan orderan, satu porsi sate terdiri dari daging dan hati kambing. Tekstur sate hati nya sangat lembut, potongan nya juga besar.

Sate kambing bang anen

Sate hati kambing Bang Anen ini jadi rebutan kami ber-empat, karena memang enak sekali, tidak terasa amis sama sekali, wajib dipesan kalau kesini. Untuk sate daging kambing nya sendiri  bisa dibilang tidak cukup empuk, masih ada perlawanan. Yang saya suka dari sate kambing buatan Bang Anen ini adalah topping sate nya yang berlimpah, ada irisan cabe rawit, potongan bawang merah dan potongan buah tomat segar, tidak ketinggalan bawang goreng yang renyah.

Acar bang anen

Biasanya cara saya menikmati sate kambing adalah dengan menusukan ujung lidi sate saya dengan potongan rawit, bawang dan tomat lalu memakan nya bersama-sama dengan potongan daging kambing nya, perpaduan rasa juicy si daging kambing  bercampur dengan rasa pedas nya irisan cabe rawit dan bawang merah ditambah segar nya irisan tomat  dan manis nya kecap yang saya rasakan dalam mulut, sensasi nya tidak tertandingi.

Untuk sop kambing nya, bisa dimasukan kategori Enak.  Sensai  nya datang dari racikan bumbu –bumbu nya seperti  lada,jinten,ketumbar, biji pala,kemiri,sangrai, bawang merah dan bawang  putih nya, takaran nya pas. Tekstur kuah nya yang creamy  terasa gurih dan manis.

Sop Kaki Kambing Bang Anen

Kami memilih potongan kaki, daging dan paru untuk isi sop betawi nya dan Semua potongan itu lolos sensor kategori enak, sama sekali tidak ada bau prengus, tesktur nya juga lembut, terutama  potongan daging kaki kambing nya. Sop kambing ini makin sempurna dengan irisan tomat dan daun bawang, tidak ketinggalan lumeran minyak samin dalam genangan kuah sop yang panas.

Jadi, kalau memang  Anda pecinta sate dan sop kambing, harus mencoba buatan Bang Anen ini. Ini adalah rujukan ampuh buat mereka yang gemar sate kambing tanpa bau prengus.

 

Sop kambing dan sate kambing 999

( Tanah Abang ) Bang Anen

Jl. RS Fatmawati No.37

Depan SMA Cendrawasih

Cipete Selatan

Jaksel

No telp : 08131934273



6 responses to “Sop Kambing Bg Anen”

  1. cindy says:

    Yah feb, ini yang loe ajakin? Gw ga suka kambing hiks…..

  2. Febee says:

    Yaaah sayang banget cind..enak banget loh padahal..lo gak bisa coba deh karena menu nya semua kambing disini 🙂

  3. cindy says:

    kalo yg bukan kambing boleh ajak2 gw feb hehe

  4. rama says:

    karena rame sempet mampir dan cobain,dan ga milih lg karena ribet milihnya banyak org.langsung order 2 mangkok daging+kaki.. dan ternyata mengecewakan bau kambingnya masih kerasa bgt dan harganya 40rb semangkok ngalahin dudung roxy.. kapokk

  5. Sintha says:

    Klo dibayarin satu baskompun mau akuhh.. hahaha..

  6. Dendi haroen says:

    Wah ini langganan gw dr thn 2004. Ini emg yahud rasanya
    Nama pemiliknya yg di fatmawati si joni, nah kalo si anen nya ada
    Di tanah abang. Gw pernah makan yg di tanah abang, sempit bgt bro
    Dempet2an, paling buat 10 orang lah. Kebetulan si joni ini ade nya anen, jd yg kerja disana msh sati keluarga, bahkan sampe balikpapan jg loh. Pokonya kalo kesini engga bakal nyesel deh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *