Pondok Rujak Soto

Paket Lengkap, istilah ini bisa menjadi gambaran disetiap perjalanan kami. Selain mencicipi kuliner khas daerah yang sedang dikunjungi, kami juga meng-explore keindahan alam nya. Jadi, gak melulu makan-makan aja sepanjang trip, kami bukan sedang mengejar panjang nya data base tempat makan untuk direview di blog kami, kami juga sadar dengan kapasitas perut untuk menampung makanan, lagi pula kalau perut kenyang, terus dipaksa makan yah gak ketemu enak nya makanan itu, bener gak ?

Kawah ijen

Begitu juga dengan kegiatan alam nya. Kami tidak terus-terusan menghabiskan waktu dengan hiking, snorkeling atau menjelajah ke  desa-desa dan hutan, disela-sela itu kami tetap hunting kuliner yang enak. Ini yang kami sebut Paket Lengkap. Kalau ditanya mana yang lebih penting ? makan-makan nya ? atau jalan-jalan nya ? jawaban kami : dua-dua nya penting.

Untuk itu kami harus pintar-pintar membaca peta lokasi yang akan dituju, mencari tempat makan di sekitar lokasi tujuan dan mengatur waktu yang cocok, untuk sarapan, makan siang atau makan malam ? Persoalan tidak akan rumit jika kami hanya jalan-jalan di dalam kota saja, sudah pasti pilihan tempat makan dengan mudah ditemui. Tapi sering nya dalam trip, kami harus berpindah-pindah kota, nah disini semua ilmu tadi harus dikeluarkan.

Contoh nya seperti trip kami ke Manado beberapa waktu yang lalu. Dalam Itenary yang kami buat, ada jadwal snorkeling di Pulau Lihaga, Pulau Gangga dan Pulau Banka, untuk sampai di ketiga pulau tersebut kami harus menempuh perjalanan 60 KM keluar Kota Manado menuju kota Likupang, kota terdekat untuk menyebrang pulau. Kami pun mencari tau tempat makan yang enak disepanjang jalan menuju Kota Likupang, beruntung kami menemukan RM Syukur Jaya ini, Jadilah setelah kelaparan abis snorkeling di tiga pulau, kami mengganjarnya dengan makan enak di rumah makan yang terkenal dengan ikan bakar nya ini, rasanya nikmaaaat sekaliiii.

Kawah ijen1

Pengalaman seru lain nya ketika trip kami ke Kawah Ijen di Banyuwangi Jawa Timur.  Pesona matahari terbit di kawah Ijen telah menghantar kami untuk berpetualang ke ujung timur pulau jawa. Perjalanan dari kota Malang menuju Kota Banyuwangi kami tempuh dengan bis antar kota dan disambung menggunakan jeep sewaan menuju Pos Paltidung, pintu gerbang menuju Kawah Ijen. Selain matahari terbit, Kawah Ijen juga punya keindahan alam Api Biru atau Blue Fire yang hanya bisa kita lihat ketika langit  masih gelap, oleh sebab itu kami seperti berpacu dengan matahari terbit. Terhitung mulai trekking jam 2:30 pagi dan kami tiba di Kawah Ijen pukul 4:00 WIB, beruntung matahari belum terbit sehingga kami masih bisa melihat blue fire dan tidak lama sesudah itu matahari keluar perlahan dari sisi kawah. Sempurna…

Kawah ijen2

Perjalanan panjang yang menguras tenaga itu membuat perut kami lapar. Saat nya mencari makan. Menurut informasi yang kami dapati, makanan khas kota Banyuwangi adalah Rujak Soto, dari nama nya sudah bikin kami penasaran, rujak kok dicampur soto. Beruntung kami mempunyai guide asli penduduk kota Banyuwangi yang langsung mengantar kami menuju sebuah warung makan sederhana yang terkenal dengan rujak soto nya yang enak. Ini kali pertama kami mencoba rujak soto dan langsung dari tempat asal nya.

soto rujak_s

Sesuai dengan tema tulisan ini yaitu Paket Lengkap, menurut kami kuliner yang berasal dari kota Banyuwangi  ini juga Paket Lengkap, gimana gak lengkap ? Rujak dan soto berkolaborasi menghasilkan sebuah cita rasa yang unik, mari saya bantu mendeskripsikan masakan satu ini, yang dimaksud dengan rujak disini adalah campuran  yang terdiri  tahu tempe goreng yang dipotong-potong bersama rebusan sayuran kacang panjang, taoge dan kangkung lalu dicampur dengan sambal petis ala rujak petis khas jawa timuran yang terdiri dari kacang tanah, cabe, gula merah dan petis  lalu disiram dengan kuah panas berwarna kuning khas kaldu soto yang biasa nya berisi babat, daging sapi maupun daging ayam. Saran dari kami, cara menikmati rujak soto ini dengan sempurna adalah dengan mengaduk kuah soto dan si rujak petis nya, peroses penyatuan dua rasa itu menghasilkan rasa segar campuran rasa petis, pedas, asin dan kuah soto, sungguh lah nikmat menggoda selera.

rujak cingur_d

Pondok Rujak Soto sendiri adalah warung makan sederhana yang menjual makanan khas Banyuwangi dan Jawa Timuran, seperti rujak soto, rujak cingur, rujak gobet, rujak cemplung,  nasi rawon, nasi kare, nasi pecel dan juga masakan rumahan seperti cumi kuah hitam yang mengingatkan saya akan masakan dari Cirebon, untuk rasa bisa dibilang mirip dengan cumi kuah hitam nya Cirebon.

cumi hitam_s

Masakan lain nya ada gulai kikil yang dimasak dengan santan cair, kikil nya terasa lembut. Ada juga ikan asin gabus yang dimasak bersantan juga tapi dimasak kental bersama campuran irisan bawang, cabai rawit, daun bawang. Ikan asin masak santan ini juara sekali rasanya, wajib dicoba.

nasi campur_s

Oh iya,  saya dibuat terpana ketika melihat tumis daun pakis diantara deretan makanan yang tersaji di warung makan Pondok soto ini, karena saya tidak pernah menemukan masakan sayur pakis di rumah makan Jawa. Saya langsung memesan nya bersama gulai kikil dan ikan asin santan tadi, ternyata  lauk pauk dan sayuran yang saya pesan itu layak nya duet maut, nikmat nya surga dunia.

bakwan jagung_s

Untuk Dessert nya saya mencoba tape uli dalam balutan daun pisang yang lengkap dengan jadah ketan nya.

tape uli_s

Aaaah rasanya kami harus mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Ardi, guide kami yang sudah menunjuk kan warung makan yang enak ini. Ardi adalah seorang mahasiswa sastra Inggris di salah satu universitas di Kota Banyuwangi yang mengisi waktu luang nya menjadi guide di travel agent yang kami sewa untuk mengatur perjalanan kami ke kawah Ijen.

Memang benar teori yang mengatakan bahwa, mau tau tempat makan enak di suatu daerah ?  tanyakan lah ke penduduk asli nya, lebih ter-percaya, teori ini terbukti kan pada Ardi dan Pondok Rujak Soto nya. Pondok Rujak Soto yang berlokasi di jalan Basuki Rahmat no 147 ini bisa di ibaratkan seperti warung makan sebelah rumah yang menjadi langganan tetangga kanan kiri, semua saling mengenal akrab. Tidak perlu lah pajangan foto-foto artis yang memenuhi separuh dinding warung  dan foto selebrity kuliner yang sebesar spanduk kampanye partai, sebagai pembuktian diri warung nya enak.  Tanpa itu semua, masakan di warung makan Pondok Rujak Soto sudah terbukti enak, terlihat dari pembeli setia nya yang selalu ramai.

Akhir cerita… badan lelah dan perut lapar yang kami rasakan akhir nya bisa didamaikan dengan masakan yahud dari Pondok Rujak Soto. Perjalanan diteruskan menuju Taman Nasional Baluran di kota Sitobondo, hhhmmm… kira-kira setelah puas mengintip binatang liar di Taman Nasional Baluran, enak nya makan apa ya ?

Pondok rujak Soto

Jl. Basuki Rahmat no 147

telp 0333 – 413077

Banyuwangi



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *