Bakso President

Seperti ini lah keadaan nya, kami dalam kondisi yang sangat lelah, ngantuk dan lapar  teronggok tak berdaya di bangku deretan belakang Bus Ekonomi jurusan Banyuwangi – Malang yang kami cegat di pinggir jalan tepat di pintu gerbang Taman Nasional Baluran, bersama ransel-ransel besar yang kami bawa. Perjalanan kami mulai dari Bromo, Kawah Ijen, dan Baluran membuat kami sangat lelah, sial nya, karena memang tidak ada bus AC jurusan Banyuwangi – Malang, kami terpaksa harus naik Bus Ekonomi.

Mungkin karena capek, Saya, Ichil, Evie dan Yebe bisa tertidur sepanjang perjalanan, padahal kondisi bus ekonomi ini sangat jauh dari kata nyaman, udara pengap karena sesak nya penumpang tidak tertolong oleh angin sepoy-sepoy yg masuk dari kaca jendela, sesekali kami terbangun karena bis yang harus berhenti mengambil penumpang di tengah jalan dan bapak supir yang membawa mobil secara ugal-ugalan atau ribut nya pedagang asoangan yang berkeliling bis menjual dagangan nya.

Seperti yang kami alami di Terminal kota Purwosari ini,  disini bis cukup lama berhenti. Sudah pasti pedagang–pedagang asongan itu langsung menyerbu ke dalam bis, dan layaknya sebuah group paduan suara yang sedang konser, mereka ribut menjajakan dagangan nya dengan cara yang paling mengundang perhatian penumpang. Salah satu nya si pedagang minuman dingin ini, seorang pemuda kurus yang bersuara cempreng menyayat hati berteriak-teriak menyapa penumpang untuk membeli minuman dingin, hampir semua penumpang ditawari, begitu juga kami ber empat, walau kami sedang tidur, dia tidak perduli. Dalam kantuk saya mendengar dia berteriak “ Hai Para Petualang muda, Salam Sejiwa, ayok beli minuman (menyebutkan merk salah satu minuman segar) ini” tawaran itu dia ulang berkali-kali sampai kami terbangun. Akhirnya, supaya kami terbebas dari pemuda tengil ini Ichil membeli minuman segar itu, baru lah kami bisa terbebas dari suara cempreng itu dan melanjutkan tidur.

Kini, kenangan naik naik bis ekonomi dari Banyuwangi ke Malang yang panas itu bisa membuat kami tertawa terpingkal-pingkal, terutama di bagian “ Hai Para Petualang muda, Salam Sejiwa ..” dari Penjual minuman segar itu. Tapi ternyata istilah “Salam Sejiwa” ini bukan original  kata-kata dari pejual asoangan itu, tapi slogan terkenal yang sudah melegenda di kalangan Aremania.

Perlu diketahui, Aremania adalah sebutan untuk komunitas pendukung (suporter) klub sepak bola Arema Malang. Hampir seluruh warga Malang dan sekitar nya pendukung fanatic klub sepak bola Arema Malang, Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir disetiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa, kecintaan mereka akan klub sepak bola itu sudah mendarah daging.

Seperti kisah teman saya yang berasal dari Malang, dia cerita ada penjual soto yang sangat terkenal di kampung nya, saking enak nya ini soto, orang rela antri lama-lama untuk bisa menikmati soto ini. Ternyata Bapak pemilik warung soto ini adalah Aremania Sejati, jadi di setiap pertandingan, entah di Malang maupun di luar kota Malang,  Bapak Soto selalu mendukung tim kesayangannya. Beliau  tidak pernah peduli timnya menang atau kalah, yang penting dia datang mendukung tim kesayangan nya itu dan dia juga idak peduli kalau harus menutup warung soto nya. Untung nya pelanggan setia soto nya mengerti, kalau warung tutup arti nya si Bapak lagi nonton Bola, jadi gak bisa diganggu.

Gara-gara cerita teman saya tadi saya jadi tertarik dan mencari tau cerita tentang Aremania, ternyata Armenia termasuk suporter paling loyal di Indonesia, mereka adalah suporter terbaik di Indonesia saat ini. Kreatifitas tanpa henti, mendukung sepenuh hati, dan cinta damai tak kenal anarki.

bakso president_s

Kreatifitas orang Malang itu mengingatkan saya akan kuliner terkenal dari Malang yaitu Bakso Malang. Memang sih, bakso sendiri bukanlah makanan asli Indonesia karena bakso berasal dari Negeri Cina, tapi entah mengapa bakso bulat kaya bola pimpong ini sangat terkenal di Pulau Jawa, terutama di kota Solo, Wonogiri  dan Malang yang tersohor sebagai pusat pembuat Bakso.

Menarik nya, bakso malang ini berbeda, dalam satu mangkok bakso tidak hanya bakso bulat dan mie saja tapi, saking kreatif nya orang Malang, mereka membuat banyak variant Bakso. Kenyataan ini saya temui di Warung Bakso  yang tersohor di Kota Malang, yaitu Bakso President. Disini kelezatan menikmati semangkok bakso tidak hanya bersumber dari bakso bulat saja tapi kita juga bisa memilih Goreng Udang, Bakso tulang muda, bakso goreng, siomay basah, siomay goreng, goreng panjang, rempela hati, jeroan paru dan tahu . Sebagai teman makan nya pun gak hanya berkisar di mie putih dan mie kuning saja tapi bisa mencoba lontong nasi juga, menarik bukan ?

Bakso super komplit_s

Cerita tentang  Bakso President ini memang sangat popular,rasanya setiap orang yang saya tanyai kuliner yang wajib disambangi kalau ke Malang itu apa ? pasti jawaban nya Bakso President. Berhubung saya penggemar bakso Malang, makanya saya wajib untuk mampir ke Bakso President, ingin merasakan langsung nikmat nya makan bakso Malang di kota Malang.

bakso president_antri_s

Kami ber-empat sampai di warung Bakso President sekitar jam tujuh malam, suasana warung bakso sangat ramai. Di Bakso President  ini kita bisa memilih menu paket nya yang sudah ditentukan variant bakso nya atau bisa pilih variant secara bebas, kami memilih opsi kedua. Malam itu kami memilih bakso urat, bakso kecil polos, bakso tulang muda, siomay basah, siomay goreng dan bakso Bakar.

bakso bakar_s

Untuk pecinta bakso seperti saya, saya sangat dimanjakan oleh kota Malang, karena Hampir semua bakso yang saya coba di kota ini masuk dalam kategori enak, tidak hanya di warung bakso President saja, bakso gerobak di depan hotel tempat kami menginap sampai  warung bakso di terminal Arjosari, semua memuaskan saya.

Kembali ke Bakso president, saking ramai nya yang beli, kami jadi harus duduk sempit-sempitan di teras warung yang lokasi nya tepat di pinggir rel kereta api. Tapi ada bagus nya juga duduk di teras, kami seperti ditemani udara malam kota Malang yang sejuk. Hmmm asyik nya menikmati semangkok bakso enak dengan kaldu hangat yang lezat bersama para sahabat, semoga persahabata kami tetap lezat dan hangat seperti bakso Malang.

 

Bakso President

JL. Batanghari 5,

Malang, 65111  

Indonesia

Telp : +62 341 496746

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *