UMAKU : Omakase

Ajakan ber Omakase itu datang melalui sebuah mention di Twitter,tanpa berpikir panjang saya dan Ichil langsung meng “iya” kan undangan dari para sahabat tersebut. Siapa sih yang sanggup menolak Omkase di UMAKU ? bahkan hujan lebat yang mengguyur kota Jakarta pada hari kamis malam kemarin tidak menggoyahkan hati kami ber-9 untuk datang ke Umaku duren tiga.

Belakangan ini saya sering mendengar istilah Omakase, sebenar nya apa sih Omakase ini ? Omakase adalah salah satu cara memesan hidangan di Sushi bar di luar menu resmi yang tertera di buku menu. Jadi kalau mau pesan omakase, buang jauh-jauh buku menu nya ya J.

Uniknya lagi, sesuai dengan arti terjemahan nya, Omakase berarti “dipercayakan”, yang artinya kita memberikan kebebasan pada Chef nya untuk ber kreasi me ramu bahan-bahan yang tersedia, menciptakan hidangan Omakase yang istimewa. Oleh sebab itu jangan kaget dengan kejutan rasa yang berbeda-beda disetiap menu yang dihidangkan.

Omakase adalah suguhan yang terus mengalir,untuk jumlah menu nya disesuaikan dengan kebijakan masing-masing restoran dan tidak semua restoran sushi di Jakarta menyediakan hidangan Omakase, hanya restoran sushi terbaik yang sanggup,salah satu nya adalah Umaku.

Malam ini, kami ber sembilan sangat lah beruntung,karena kami dijamu oleh dua orang chef sekaligus, yaitu Chef Uki dan Chef Syaiful, hasil nya..selama kurang lebih satu jam, kami dimanjakan oleh enam belas macam masakan Jepang ber cita rasa tinggi.

lets start omakase umaku

Ayok ikuti “upacara” Omakase kami di Umaku :

Pertama,Salmon Salad disuguhkan sebagai hidangan pembuka

salmon salad umaku

Sambil menikmati Salmon Salad, Chef Syaiful langsung beraksi mengiris Salmon segar dan menyajikannya sebagai sashimi langsung kepada kami. Menurut saya, diawal “upacara” ini,Chef Syaiful dan Chef Uki sengaja memilih menu yang masih familiar buat kami, istilah nya masih cek-cek ombak…..“bener gak chef ? “

salmon sashimi umaku

Selagi kami menikmati segarnya Salmon Sashimi,Chef Uki mempersiapkan menu kejutan pertama mereka untuk kami, yaitu Maguro Natto.

Maguro nato preparation umaku

karena ini adalah kali pertama saya mencoba Natto, lidah saya sedikit kaget, saya seperti makan toucho, ternyata memang Natto adalah fermentasi kacang kedelai. Chef Uki menghidangkan nya dalam sebuah mangkok kecil dengan tambahan tuna (Maguro) segar, soyu dan taburan daun bawang. Chef uki juga bercerita, kalau Natto ini adalah menu favorite orang Jepang, biasanya Natto dimakan bersama nasi hangat atau dicampur bersama telur puyuh mentah. Tidak banyak orang kita yang suka dengan rasa Natto ini karena rasanya memang agak asam dan ada sedikit rasa pait yang menyeruak.

Maguro nato umaku

Akan tetapi, karena kepiawaian chef uki dalam meramu, kami semua menghabiskan menu Maguro Natto ini hingga tandas.

Mekaziki umaku

Selagi kami asyik mencoba Maguro Natto, Chef Syaiful melanjutkan atraksi nya, kali ini dengan Mekaziki (sword fish). Sama dengan Salmon Sashimi, potongan Mekaziki ini juga terasa segar, tiga potong Mekaziki yang tersaji rasanya masih kurang. Memang, Restoran Jepang dengan reputasi terpuji biasanya akan memilihkan bahan-bahan yang terbaik untuk menjadi suguhan Omakase.

Ika sashimi umaku

Hal itu, terbukti pada hidangan kami berikutnya yaitu, Ika Sashimi (cumi-cumi). Buang jauh-jauh bayangan mencoba potongan cumi yang tidak ada rasa nya,keras dan membosankan, Ika Shashimi dari Umaku ini rasanya luar biasa,terasa manis dan crunchy,seperti mengigit potongan daging kelapa.

Ika sashimi prep umaku

Ika Sashimi dihidangkan bersama Wakegi (daun bawan jenis kecil) yang digulung di dalam nya. Hasilnya, kami semua terpesona  dengan sajian ke lima ini, bahkan Umay menasbihkan kalau ini adalah Ika Sashimi ter enak yang pernah dia coba…yupp  saya setuju.

Ika sashimi slicing umaku

Tips dari Chef Uki dan Chef Syaiful agar daging cumi tidak alot : cumi-cumi ternyata memiliki lapisan-lapisan kulit pada daging nya. Pertama, buang lapisan kulit pertama yang berwarna kehitaman, lalu masih ada satu kulit lagi yang biasanya disebut kulit ari, biasanya kulit ari ini kasat oleh mata sehingga sering terlewatkan untuk dibuang. Cara membuangnya diangkat dengan bantuan kertas tissue atau lap kain baru sesudah itu dipotong tipis-tipis, hasilnya adalah potongan cumi yang crunchy.

Kushi Yaki umaku

Setelah puas meramu bahan mentah, selanjutnya kami disuguhi menu yang dipanggang atau yang disebut Yakimono, Pilihan jatuh kepada Ebi, Ika dan Fatty Tuna untuk menu Yakimono ini.

Hiyashi Soumen umaku

Pada hidangan Omakase ini, kita seperti dibuat penasaran, bertanya-tanya, menu apa ya yang akan muncul dihidangan berikut nya dan kita harus siap menghadapi kejutan cita rasa yang dihidangkan. Contoh nya seperti dua menu kami berikut nya yaitu Hiyasi Soumen dan Akami Nimono.

Hiyasi Soumen, bagaimana kami tidak terkejut sekaligus terpesona dengan menu satu ini. Hiyasi Soumen adalah mie yang terbuat dari tepung beras, biasanya mie yang banyak disajikan di restoran-restoran Jepang di Jakarta adalah jenis mie buckwheat Noodle. Malam itu kami mecicipi keunikan hidangan Hiyasi Soumen dalam kuah Soyu yang dingin dengan taburan daun bawang dan nori diatasnya. Sebuah kejutan yang nikmat.

akami nimono umaku

Kejutan berikutnya ada dalam semangkok Akami Nimono, dari penampakan nya kami semua menebak kalau potongan yang ada di dalam mangkok yang baru saja disajikan ini adalah potongan daging sapi. Setelah dicoba, ternyata lidah kami dikejutkan dengan rasa yang lembut ini. Akami Nimono adalah sirip ikan tuna yang dimasak dengan soyu dan kaldu ikan,lalu ditaburi daun bawang. Chef Uki menjelaskan kepada kami untuk membuat Akami Nimono ini, dibutuhkan sirip ikan tuna dari ikan tuna besar yang berat nya mencapai 150 kg. Hampir semua dari kami peserta Omakase ini menjadikan Akami Nimono “bintang” nya malam ini.

Pada bagian akhir Omikasi ini, kami disuguhi menu sushi, berturut-turut : Sushi Toro, Ebi Sushi, Tako Sushi, Toru Aburi, Salmon Sushi, Goma Abura, Sushi Shitake,Tamogo Temaki dan Unagi. Ternyata menu sushi yang dihidangkan bukan lah sushi biasa yang ada di buku menu, seperti pada Goma Abura, potongan ikan tuna yang menjadi topping nya sudah diolesi terlebih dahulu dengan minyak wijen lalu ditaburi dengan daun bawang, luar biasa.

Toro sushi umaku

ebi sushi umaku

ebi sushi prep umaku

Hampir semua menu Sushi yang tersaji bukanlah sushi gulung, melainkan Sushi kepal ( Nigiri ) dengan topping/neta  diatas nya. Dalam pembuatan nya neta atau potongan daging yang menjadi topping sushi diolesi terlebih dahulu dengan sedikit soyu,hal ini untuk menghindari pemberian soyu yang berlebihan oleh tamu yang menyebabkan ilang nya ke originalan rasa.

Tako sushi 1 umaku

Tako sushi umaku

Toro aburi umaku

salmon sushi umaku

salmon goma aburi umaku

Terdapat perbedaan antara nasi yang dipakai pada pembuatan Sushi Table dengan Sushi untuk Omakase. Bedanya,untuk omakase nasi yang digunakan lebih hangat dibandingkan pada pembuatan sushi table, jadi bagusnya pada saat omakase, agar sushi tidak menjadi dingin, sushi harus segera dimakan jangan berlama-lama di diamkan. Cara makan nya pun, pada Omakase yang traditional tidak menggunakan sumpit, tapi langsung makan sushi nya dengan cara mencekram sushi dengan tiga jari.

tamago temaki 1 umaku

tamago temaki umaku

sushi shitake 1 umaku

sushi shitake 1 umaku

unagi sushi umaku

Sebagai selingan ditengah-tengah menu Sushi, Chef Uki memberi “penyegaran” dengan menghidangkan Kani Miso soup untuk kamiyaitu sop miso yang didalam nya terdapat potongan-potongan besar daging rajungan, sangat disayangkan, Kani Miso Soup ini sedikit asin menurut lidah saya.

Kani Miso Soup umaku

Terakhir, Mix mochii ce cream :mangga, imo / taro (talas), macha.menjadi hidangan penutup kami malam ini.

Mochi ice cream umaku

Buat teman-teman yang ingin mencoba hidangan Omakase ini, bisa menghubungi restoran Umaku, reservasi 1 hari sebelum nya agar chef dapat mempersiapkan bahan-bahan Omakase untuk anda.

Saya dan teman-teman mendapat pengalaman yang indah malam ini, yaitu mencoba makanan Jepang yang “tidak biasa”, mendapatkan banyak tips dan kehangatan sebuah persahabatan.  Terima kasih kepada Umaku, Chef Uki dan Chef Syaiful yang sudah ber- Omakase bersama kami.

Omakase UMAKU

Harga : Rp.165.000 / orang

 

Alamat :

UMAKU Duren Tiga :

Jl.Duren Tiga Raya no. 32

Jakarta Selatan

 

UMAKU Cibubur :

City Walk Blok CW 1 No 26

Citra Grand Cibubur

 

UMAKU Tebet :

Jl. Tebet Raya No. 141

Jakarta Selatan



2 responses to “UMAKU : Omakase”

  1. pgn lagi omakase…kmrn itu aku nyobain jg mba..tp menunya beda ya ama yg punya mu 🙂 bgs jg sih…jd pas dtg lagi, bisa nyobain menu yg lain

  2. Michael says:

    Wihh ada juga Omakase yg murah ternyata, biasanya Omakase kan mahal yah, kayak di Tatekumai yg di GI @1.700.000 + 15% buat tax & services 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *