Sacher Torte

Ternyata ada benar nya juga slogan “ hidup itu paling enak yang pas-pas an” pas lagi kepingin sesuatu pas ada yang menawarkan. Jadi cerita nya saya lagi kepingin banget nyobain sacher torte, Cake Coklat yang menjadi kebanggaan kota Wina, Austria. Semua ini disebabkan karena kepiawaian Seorang Erza S.T yang begitu hebat nya mendeskripiskan kelezatan Sacher Torte di dalam buku nya “The Winter Traveler book”, sehingga dengan membaca nya saja …I can feel the chocolate melt in my mouth….

Terbayang kan bagaimana gembira nya hati saya ketika Winda, sahabat saya dari SMA mengabarkan bahwa dia baru pulang dari Austria dan membawakan buah tangan se kotak Sacher Torte untuk saya langsung dari Wina…benar kan ? memang hidup itu enak nya pas-pas an…..pas lagi pengen Sacher Torte ..eehhhh pas ada yang ngasih 🙂

Sacher cake

Sejarah Sacher Torte itu sendiri dimulai ketika seorang koki magang bernama Sacher Franz yang berusia 16 tahun mendapat tantangan dari Pangeran Metternich untuk membuat dessert yang akan disuguhkan kepada tamu-tamu penting di sebuah jamuan makan malam kerajaan. Kebetulan Koki utama Istana yang seharusnya mengemban tugas tersebut sedang sakit. Tanpa di duga dessert buatan calon Chef ini membuat kehebohan pada jamuan makan malam tersebut, kelezatan cake coklat nya mendapat pujian dari para tamu. Peristiwa tersebut berlangsung kira-kira tahun 1832, sejak itu cake coklat karya Sacher Franz ini menjadi legenda. Hingga sekarang, resep asli sachertorte hanya dimiliki oleh Hotel Socher yang didirikan oleh Eduard, putra dari Sacher Franz pada tahun 1876.

Box Sacher cake

Membaca sejarah Sacher Torte ini sudah membuat saya takjub, tapi ternyata saya lebih takjub lagi ketika menerima paket istimewa ini dari Winda. Sebuah paper bag berwarna merah dengan logo Hotel Socher bertuliskan “Hotel Socher Wine” paper bag tersebut terlihat mewah. Ketika saya membaca buku nya Erza yang menceritakan bahwa Socher Torte ini bisa dipesan secara online, saya jadi penasaran sekali, bagaimana bisa sepotong cake kok bisa-bisa nya dipesan secara online dan di kirim keseluruh penjuru dunia, bagaimana cara packaging nya ? apa gak rusak nanti cake nya ? temen saya yang jualan cake di Bogor aja kalau dapet orderan cake dari Jakarta yang jarak nya hanya puluhan kilo meter saja repot nya luar biasa.

open the box_Sacher cake

Akhirnya rasa penasaran saya itu terjawab ketika saya membuka paper bag tadi, di dalam nya saya menemukan sebuah kotak terbungkus kertas kado berwarna merah dengan motif sepasang bagsawan Eropa tempo dulu, tidak ketinggalan seuntai pita warna emas mempercantik tampilan kotak. Sacher Torte berbentuk lingkaran dengan diameter 12 Cm berbungkus pelastik khusus berada dalam kotak beralaskan potongan kertas, tampak nyaman. Saya merasakan kotak ini dibungkus dan diberi pita secara manual oleh tangan yang penuh cinta, dengan harapan orang yang menerima kotak ini bahagia, layak nya se-seorang yang menerima hadiah special dari seorang sahabat.

inthebox_Sacher cake

Kemisteriusan akan Sacher torte ini ada pada resep asli nya yang sangat dirahasiakan, hanya Hotel Socher sendiri yang mengetahui nya. Sacher Torte ini berbahan dasar cake coklat yang lembut berlapis coklat ganache yang cukup tebal, tiap lapisan nya terdapat selai apricot, menurut saya si ganache ini berfungsi juga sebagai pelindung cake ketika dalam perjalanan nya, karena cukup tebal. Untuk rasa, seperti kue-kue dari luar pada umumnya, rasa manis mendominasi rasa, tapi untung nya tertolong dengan kelembutan cake, rasa coklat yang nikmat dan yang paling juara menurut saya si selai apricot ini, benar-benar membelai lidah, menjadikan setiap potong nya begitu istimewa.

layer_sacher

Beberapa hari ini kota Jakarta sudah mulai diguyur hujan. Boleh dong saya sedikit menyamakan sensasi menikmati Sacher Torte dengan cerita Erza dibuku The Winter Traveler book nya tersebut, yaaaa kalau Erza menikmati sepotong Sacher Torte langsung di Hotel Sacher di Wina dalam suasana musim dingin, begitu juga saya, walaupun cukup di ruang keluarga rumah saya di Jakarta, tapi sama-sama musim dingin toh ? 🙂

cake Sacher cake

Sore ini saya mencicipi sepotong Sacher Torte di pairing dengan secangkir kopi hitam dari aceh, memadukan rasa Eropa dan Asia dalam satu kenikmatan. Rasa manis dari Sacher bertemu dengan rasa pahit kopi merupakan perpaduan rasa yang sempurna. Sambil memandang rintik hujan dari balik tirai jendela saya berpikir selain manis nya cake coklat istimewa ini saya juga sedang menikmati manis nya sepotong persahabatan saya dengan winda yang sudah berbaik hati menerbangkan sepotong Sacher Torte melintasi beberapa benua untuk saya.

Untuk pemesanan online :
http://www.sacher.com/en-original-sacher-tart.htm



3 responses to “Sacher Torte”

  1. vyara says:

    Cerita ttg sepotong kue dan persahabatan yg manis dan menyentuh… :’)

  2. chile says:

    Hi Vyara, thank you…

  3. Rubs says:

    Gilaakk Ichil, ini masih sisa gakkk?

    *kemudian melihat tanggal posting*
    *habis harapan*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *